kumpulan dongeng Nusantara

16 April 2026
Administrator
Dibaca 11 Kali
kumpulan dongeng Nusantara

Dongeng merupakan salah sastra lama dan telah menjadi tradisi lisan secara turun-temurun dari nenek moyang. Tradisi lisan ini telah berkembang dari jaman ke jaman dan kerap dijadikan sebagai cerita sebelum tidur untuk anak cucu mereka. Sebuah dongeng tidak hanya mengisahkan tentang manusia saja, tetapi juga tentang binatang, tanaman dan mahkluk lainnya. Dalam sebuah dongeng tidak hanya memuat sebuah cerita saja tetapi juga ada nilai-nilai moral. Nilai-nilai moral dalam sebuah dongeng biasanya meliputi nilai kepatuhan, keberanian, rela berkorban, jujur, adil, bijaksana, menghormati sesama, bekerja keras, kasih sayang, kepedulian, dan lain sebagainya. Sebuah dongeng membawa misi dari penulisnya untuk mengedukasi pembaca terutama anak-anak. Melalui dongeng, diharapkan emosi anak dapat terkendali dan mereka dapat meniru nilai-nilai positif yang termuat dalam dongeng tersebut. Kegiatan mendongeng bermanfaat untuk menumbuhkan sikap proaktif anak, mempererat hubungan anak dan orang tua, menambah pengetahuan anak, melatih daya konsentrasi anak, menambah perbendaharaan kata anak, menumbuhkan minat baca anak, memicu daya pikir kritis anak, merangsang imajinasi, fantasi dan kreativitas anak, serta memberikan pelajaran kepada anak tanpa terkesan mengguruinya. Mengingat begitu penting sebetulnya dongeng dalam kehidupan kita, maka Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta berusaha memperkaya literasi dongeng. Hal itu diharapkan bisa semakin memperkaya literasi dongeng terutama dongeng yang mengandung aktualisasi nilai-nilai luhur Jawa untuk mendukung pendidikan budi pekerti, bagi para pendongeng, orang tua, anak dan seluruh penikmat karya sastra.Dongeng merupakan salah sastra lama dan telah menjadi tradisi lisan secara turun-temurun dari nenek moyang. Tradisi lisan ini telah berkembang dari jaman ke jaman dan kerap dijadikan sebagai cerita sebelum tidur untuk anak cucu mereka. Sebuah dongeng tidak hanya mengisahkan tentang manusia saja, tetapi juga tentang binatang, tanaman dan mahkluk lainnya. Dalam sebuah dongeng tidak hanya memuat sebuah cerita saja tetapi juga ada nilai-nilai moral. Nilai-nilai moral dalam sebuah dongeng biasanya meliputi nilai kepatuhan, keberanian, rela berkorban, jujur, adil, bijaksana, menghormati sesama, bekerja keras, kasih sayang, kepedulian, dan lain sebagainya. Sebuah dongeng membawa misi dari penulisnya untuk mengedukasi pembaca terutama anak-anak. Melalui dongeng, diharapkan emosi anak dapat terkendali dan mereka dapat meniru nilai-nilai positif yang termuat dalam dongeng tersebut. Kegiatan mendongeng bermanfaat untuk menumbuhkan sikap proaktif anak, mempererat hubungan anak dan orang tua, menambah pengetahuan anak, melatih daya konsentrasi anak, menambah perbendaharaan kata anak, menumbuhkan minat baca anak, memicu daya pikir kritis anak, merangsang imajinasi, fantasi dan kreativitas anak, serta memberikan pelajaran kepada anak tanpa terkesan mengguruinya. Mengingat begitu penting sebetulnya dongeng dalam kehidupan kita, maka Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta berusaha memperkaya literasi dongeng. Hal itu diharapkan bisa semakin memperkaya literasi dongeng terutama dongeng yang mengandung aktualisasi nilai-nilai luhur Jawa untuk mendukung pendidikan budi pekerti, bagi para pendongeng, orang tua, anak dan seluruh penikmat karya sastra.